Home Agenda Fellowship Liputan Keberagaman 2016

Fellowship Liputan Keberagaman 2016

3 min read
0
0
769

Fellowship Liputan Keberagaman 2016

Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) mengundang rekan-rekan jurnalis media cetak, online, radio, dan televisi untuk terlibat dalam Fellowship Liputan Keberagaman 2016. Fellowship ini merupakan program bantuan terbatas kepada jurnalis di Indonesia untuk melakukan liputan isu keberagaman dengan bersetia pada Konstitusi dan Hak Asasi Manusia.

Fellowship Liputan Keberagaman 2016 bertujuan untuk mendorong jurnalis dan media massa cetak, online, radio, dan televisi lebih memberi perhatian terhadap isu keberagaman agama dan kepercayaan, etnis serta gender dan seksualitas dengan menggunakan kaca mata pluralisme dan hak asasi manusia.

Untuk itu Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) mengundang rekan-rekan jurnalis, baik dari media nasional maupun lokal, untuk terlibat dalam Fellowship Liputan Keberagaman 2016 dengan membuat proposal liputan dengan memilih salah satu tema:

  • Keragaman Agama dan Kepercayaan
  • Keragaman Etnis
  • Keragaman Gender dan Seksualitas

Dengan ketentuan:

  • Proposal liputan yang berisi: tema, judul, latar belakang, angle, narasumber dan pertanyaan kunci, serta wishlist/kebutuhan visual (untuk TV).
  • —Menyertakan surat pengantar dan kesediaan redaksi untuk memuat hasil liputan pemenang Fellowship Liputan Keberagaman 2016
  • —Menyertakan biodata peserta beserta kartu pers
  • —Peserta dipersilakan mengirimkan lebih dari satu proposal

Besaran Fellowship

Fellowship Liputan Keberagaman 2016 diberikan kepada 8 (delapan) pemenang, diseleksi masing-masing 2 (dua) jurnalis dari kategori media massa cetak, online, radio, dan televisi. Total dana fellowship: Rp. 68.000.000,- (Enam Puluh Delapan Juta Rupiah), dengan rincian sebagai berikut:

  • 2 Pemenang Kategori TV Rp. 13.000.000,-
  • 2 Pemenang Kategori Cetak Rp. 7.000.000,-
  • 2 Pemenang Kategori Online Rp. 7.000.000,-
  • 2 Pemenang Kategori Radio Rp. 7.000.000,-

Dewan Juri: 

  • Ahmad Junaidi (The Jakarta Post)
  • Andy Budiman (Pendiri Serikat Jurnalis untuk Keberagaman)
  • Ging Ginanjar (BBC Indonesia)
  • Monique Rijkers (Jawa Pos TV)

Waktu Fellowship

— Batas waktu penerimaan proposal 17 Juni – 16 Agustus 2016 via email:  daftar.sejuk@gmail.com

Seleksi dilakukan oleh panitia dan dewan juri. Pembuatan keputusan bersifat rahasia dan independen. Keputusan para penerima Fellowship Liputan Keberagaman tidak bisa diganggu gugat.

Untuk informasi lebih lanjut, sila menghubungi Rifah: 0857 1946 1141 bisa juga email ke sejuk2008@gmail.com

Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) adalah ruang bersama yang dibentuk kalangan jurnalis, aktivis dan penulis yang mendorong terciptanya masyarakat, dengan dukungan media massa, yang menghormati, melindungi dan mempertahankan keberagaman sebagai bagian dari pembelaan hak asasi manusia. Mei 2008 sekitar 30 jurnalis dari berbagai media dengan para aktivis HAM dan antar-iman, serta penulis isu kebebasan beragama, bertemu dan mendiskusikan tentang kekhawatiran meningkatnya konservatisme di kalangan jurnalis dan kecenderungan media massa yang menyudutkan kelompok minoritas bahkan korban diskriminasi dan kekerasan atas nama agama. Keyakinan pada peran strategis pers sebagai salah satu pilar demokrasi dan pengaruhnya yang luas terhadap publik meneguhkan kembali semangat kebersamaan di kalangan jurnalis dan masyarakat lainnya dalam pertemuan itu untuk mengkampanyekan pentingnya pemberitaan media dalam menghidupkan toleransi dan perdamaian, bukan sebaliknya. 1 Juni 2008, ketika massa yang terdiri dari FPI dan laskarnya menyerang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang menggelar apel peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Monas, merupakan titik tolak bagi kalangan jurnalis mengembangkan jaringan kerja untuk kampanye jurnalisme keberagaman. Sebab, berbagai pemberitaan terkait “tragedi Monas” saat itu cenderung memojokkan AKKBB. Memberitakan dengan sentimen keyakinan jurnalis menjadi penyebab dasarnya, selain minimnya perspektif pluralisme dan HAM serta ketidaksetiaan jurnalis dan media pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Pembentukan SEJUK pun menjadi kebutuhan menghidupkan jurnalisme damai pada lingkup isu keberagaman (kebebasan beragama/berkeyakinan, etnis, keadilan gender dan orientasi seksual). Training jurnalis, in-house workshop, workshop untuk jurnalis kampus, media visit menghadirkan kelompok korban dan minoritas, diskusi media untuk memframing setiap isu keberagaman yang aktual atau mem-feeding-nya kepada jaringan jurnalis dan media, Diversity Award, Fellowship Liputan Keberagaman, monitoring media, dan penerbitan buku jurnalisme keberagaman merupakan kegiatan rutin SEJUK. Maraknya fake news dan fake information menjadi tantangan jurnalisme keberagaman untuk lebih menjangkau dan memanfaatkan media sosial agar menjadi ruang bersama yang mempromosikan dan menghargai kebinekaan. Strategic Planning SEJUK (Januari 2017) memfokuskan kerja-kerja jurnalisme keberagaman pada bagaimana media (mainstream dan media sosial) maupun korban atau penyintas dan kelompok minoritas secara efektif merespon hoax. Ini merupakan mandat forum diskusi terbatas bersama jaringan jurnalis senior dan beberapa pimpinan redaksi media nasional di Jakarta yang mengamanatkan SEJUK memanfaatkan media sosial. SEJUK kini mempunyai dua jaringan kerja yang aktif mempromosikan jurnalisme keberagaman di berbagai wilayah Indonesia. Pertama, jurnalis SEJUK yang menjangkau di banyak wilayah, salah satunya mendirikan SEJUK Kalbar. Kedua, pers mahasiswa yang di kampus menghadapi menguatnya gerakan radikalisme agama. Kedua jaringan kerja SEJUK bersama dengan kelompok korban, minoritas, akademisi, pejuang HAM kebebasan beragama dan berkeyakinan aktif memajukan jurnalisme yang menyuarakan hak-hak korban dan minoritas.

Load More Related Articles
Load More By Redaksi
Load More In Agenda

Leave a Reply

Check Also

Lewat Jurnalisme Pers Mahasiswa Menangkal Hoax

Suasana kegiatan “Hoax dan Jurnalisme Damai: Pelatihan Jurnalistik untuk Mahasiswa&#…