Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
SUBSCRIBE
SEJUK
No Result
View All Result
  • Isu
    • Agama
    • Disabilitas
    • Gender dan Seksual
    • Etnis
  • Liputan Kolaborasi
    • 2023
    • 2022
    • 2021
    • <2020
  • Panduan Jurnalis
  • Kontributor
  • English
  • Agenda
  • Galeri
  • Isu
    • Agama
    • Disabilitas
    • Gender dan Seksual
    • Etnis
  • Liputan Kolaborasi
    • 2023
    • 2022
    • 2021
    • <2020
  • Panduan Jurnalis
  • Kontributor
  • English
  • Agenda
  • Galeri
No Result
View All Result
SEJUK
No Result
View All Result
Home Uncategorized

FPI Obrak-abrik Warung Coto

by Redaksi
08/08/2011
in Uncategorized
Reading Time: 1min read
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar (ANTARA News) – Puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) mengobrak-abrik sebuah warung coto di Jl. AP Pettarani, Makasar karena tetap beroperasi di bulan Ramadan, Senin.

Akibatnya, sejumlah karyawan warung, terutama yang wanita, dan puluhan pengunjung yang sementara menyantap makanan khas Makassar tersebut berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Emosi anggota FPI memuncak, sebab ada dua orang karyawan warung dibantu beberapa pengunjung yang mencoba melakukan perlawanan.

Seorang tukang parkir yang bertugas mengatur kendaraan pengunjung di tempat itu juga menjadi sasaran. Karena ia sempat berniat membantu perlawanan karyawan warung.

Menurut pengakuan salah seorang saksi mata, kedua karyawan tersebut memukul anggota FPI dari belakang, setelah memberikan imbauan agar warung tersebut ditutup untuk menghormati bulan Ramadan.

Akibat keributan itu, karyawan wanita warung hanya bisa menangis di badan jalan Jl. AP Pettarani, sementara anggota FPI terus melanjutkan aksinya dengan menghancurkan dinding. Sebelumnya mereka telah membanting meja dan menghancurkan semua peralatan makan di atasnya.

“Di Poso saja kami tidak takut, apalagi yang beginian,” teriak Suparman, salah seorang anggota FPI berulang kali.

Aksi berlangsung cukup lama sekitar satu jam, namun tak seorang pun aparat kepolisian berada di lokasi kejadian. Puas menghancurkan tempat itu, FPI kembali berkonvoi mencari warung lain yang terbuka.

Warga sekitar berkumpul di tempat itu bersama ratusan pengendara yang malintas. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi macet untuk beberapa saat.
(*)

Sumber: http://ramadhan.antaranews.com/berita/1312785366/fpi-obrak-abrik-warung-coto

Previous Post

Memberitakan Isu Keberagaman Berbasis HAM

Next Post

Ada Bom di Pesantren

Redaksi

Redaksi

Journalists Association for Diversity (SEJUK) is an organization formed by journalists, activists, and writers to encourage the creation of society, with the support of the mass media, to respects, protects, and maintains diversity as part of the defense of human rights. SEJUK actively promotes perspectives of pluralism, human rights, gender, and diversity of sexuality to revive peaceful journalism. The aim is to spread issues of diversity in religion/belief, ethnicity, gender, and sexual orientation as well as other minority groups.

Related Posts

Dubes Australia Apresiasi Kepemimpinan Perempuan di Morota

Dubes Australia Apresiasi Kepemimpinan Perempuan di Morota

22/10/2025
Kolaborasi Perempuan Akar Rumput dan Media di Tengah Menguatnya Kekerasan Struktural

Kolaborasi Perempuan Akar Rumput dan Media di Tengah Menguatnya Kekerasan Struktural

15/10/2025
Ngober: Ngonten Keberagaman

Ngober: Ngonten Keberagaman

28/11/2024
Transgender

DOSA DAN NERAKA BUKAN URUSAN NEGARA: TRANSGENDER ISA ZEGA UMRAH BERJILBAB TIDAK BISA DIPENJARA

26/11/2024
Next Post

Ada Bom di Pesantren

Please login to join discussion

Terpopuler

  • “Mama, Aku Lesbian dan Aku tetap Putrimu”

    “Mama, Aku Lesbian dan Aku tetap Putrimu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Gereja Pertama di Indonesia yang Menerima LGBT dengan Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Gadis Kretek: Kisah Cinta Dasiyah Memang Menyedihkan, Namun Peristiwa 1965 yang Menghancurkan Hidupnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dalam Kemajemukan Itu Ada Keindahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengobatan Homeopati dan Tabligh Ahmadiyah: Safari Masjid Mubarak Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tentang Kami

Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) didirikan tahun 2008 oleh para jurnalis dari berbagai media mainstream, aktivis hak asasi manusia (HAM), dialog antar-iman dan penulis.

Hubungi Kami

Kontak

Karir

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • TikTok
  • YouTube

Community Guidelines

Kontributor

Pedoman Media Siber

© 2020 Serikat Jurnalis untuk Keberagaman

No Result
View All Result
  • Isu
    • Agama
    • Disabilitas
    • Gender dan Seksual
    • Etnis
  • Liputan Kolaborasi
    • 2023
    • 2022
    • 2021
    • <2020
  • Panduan Jurnalis
  • Kontributor
  • English
  • Agenda
  • Galeri

© 2020 Serikat Jurnalis untuk Keberagaman

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In