Tempo, terutama majalah dan koran, merupakan media massa di negeri ini yang dikenal mempunyai kepedulian terhadap isu keberagaman di Indonesia. Sikapnya sangat jelas: berpihak pada kalangan minoritas atas nama kemanusiaan (HAM). Karena itulah banyak pengamat media dan aktivis yang peduli terhadap isu kebhinekaan (pluralisme) memandang Tempo sebagai corong bagi terciptanya Indonesia yang demokratis dan menghormati perbedaan.
Akan tetapi, jika kita melihat pemberitaan Koran Tempo di Lembar Jawa Barat halaman A9, Selasa, 5 April 2011, yang berjudul




